Janganlah mencintai seperti cinta akan selalu ada. Cintailah karena engkau tak ingin kehilangan cinta.

— Mario Teguh


Wordpress

Install WordPress Di Flashdisc Portable

Artikel ini ditulis tahun 2008 ketika masih sangat jarang sekali saya mendapatkan koneksi internet (yang dulu hanya bisa saya dapatkan di Warnet). Yang kemudian mengharuskan saya men-download saat online dan membawanya pulang untuk kemudian bekerja secara offline di komputer rumah. Tidak seperti sekarang yang sudah banyak WiFi bertebaran dan koneksi internet yang melimpah.

Kamu sudah tau bukan dengan WordPress, yaitu penyedia blog gratis yang mungkin akan melegenda. Bagi Kamu yang akan mulai belajar ngeblog tanpa terhubung internet dan memiliki mobilitas tinggi, mungkin Kamu dapat menyaksikan tutorial ini dengan mulai belajar membuat blog menggunakan platform WordPress melalui flashdisc. Mungkin akan lebih efisien dan lebih nyaman karena kamu tidak perlu Connected to the Internet untuk mulai menulis di blog :

 

Begini awal mulanya,

Install software xampplite (17MB). Download di sini.

Extract ke direktori Flashdisc Kamu.
Ingat !!
Extract Xampplite di direktori teratas dari Flashdisc Kamu.
Misal :
G:Xampplite

Kenapa harus di direktori teratas dari Flashdisc Kamu ?
Ya begitulah peraturan dari Xampp. Sebelumnya saya sempat bandel (karena ga tau) saya extract ke direktori di di dalam folder-folder Flashdisc saya. Yah akhir kata.. selama berminggu-minggu ini saya dilanda kegalauan karena Xamplite yang nantinya akan Kamu gunakan untuk install WordPress portable Kamu Ga bakal bisa dijalankan.

.

Sekali lagi saya ingatkan..
Ketik Reg Spasi kirim ke..
Halah !! kayak iklan di Tipi aja.
Maaf maaf..
Maksud saya, sekali lagi saya ingatkan..
Extract Xampplite di direktori teratas dari Flashdisc Kamu.



Sebentar, informasi dulu.
Lalu apa bedanya Xampp dengan Xamplite ?
Bedanya yaitu klo Xampp file nya bisa sebesar 33.7MB,
Sedang Xamplite filenya sebesar 18.2 MB.
Tentunya milih download yang lebih kecil dong. Toh fungsinya juga sama, lagian menurut petunjuknya jika akan meng extract ke flashdisc dianjurkan memakai Xampplite.

Lanjut..
Setelah di extract di Flashdisk, buka folder xamplite tersebut. Lalu HAPUS file “setup_XAMPPlite.bat”
Lalu klik dua kali file-file ini :
“apache_start.bat” dan “mysql_start.bat”

Baca juga
Nasehat untuk blogger pemula : Pilihlah nama yang tepat untuk blog Anda

Setelah itu buka web browser kamu, misal
Mozilla Firefox atau Internet Explorer.
Di web browser kamu ketik, localhost lalu tekan enter.
Nanti web browser kamu akan menuju http://localhost/xampp/
Wah Kereeeeeen.
Eit belum selesai sampai sini. Kamu kan belum install WordPress nya, iya kan ?

Sekarang install WordPress.
Download aja WordPress terbaru di www.wordpress.org/download kalau belum punya.
Setelah selesai, extract WordPress ke, misal ke:
G:Xampplitehtdocs

Nanti akan tercipta folder baru :
G:/xampplite/htdocs/wordpress

Didalam folder wordpress buka file bernama wp-config-sample.php , buka dengan Notepad. Kemudian edit tulisan di dalamnya dengan mengikuti contoh dibawah ini :

.

===============================

/** The name of the database for WordPress */
define(‘DB_NAME’, ‘putyourdbnamehere‘);

/** MySQL database username */
define(‘DB_USER’, ‘usernamehere‘);

/** MySQL database password */
define(‘DB_PASSWORD’, ‘yourpasswordhere‘);

===============================

.

ganti putyourdbnamehere dengan kata terserah kamu, misal : kudabalap
ganti usernamehere dengan mengetik : root
yourpasswordhere harus dikosongkan !!

Lalu save as menjadi wp-config.phpIngat dibawah File name ada Save as type !!
Jika
Kamu menggunakan Notepad, ubah Text Document (*.txt) menjadi All Files. Lalu barulah Kamu save menjadi wp-config.php

Di web browser kamu, ketik localhost/phpmyadmin
Nanti ia akan menuju ke alamat ini http://localhost/phpmyadmin

Atau kamu bisa juga copy http://localhost/phpmyadmin , lalu paste di web browser kamu.

Nah ada kotak tuh di situ, di atas tombol Ciptakan (klo kamu pake bahasa Inggris di situ di tulis Create).
Ketik kan kudabalap (sesuai nama yang kamu ketik waktu mengisi DB_NAME saat meninstall WordPress tadi)
Lalu tekan tombol Create.

Untuk menginstall dan mengconfigurasi WordPress, pertama kali kita akan membuka halaman WordPress kita, Jalankan web browser Kamu dan ketik :

localhost/wordpress

Nanti web browser kita akan langsung menuju http://localhost/wordpress/wp-admin/install.php

Isi semua kotak di situ..
Ini keterangannya :
Blog Title: adalah judul dari website/blog anda, biasanya akan muncul pada bagian atas website / blog anda ketika dibuka.
Your E-mail: adalah email Kamu yang akan digunakan sebagai email administrator (dalam versi online, jika ada comment dari pengunjung blog Kamu, maka Kamu akan dikirimi pemberitahuannya di alamat email Kamu ini). Namun karena Kamu menggunkan WordPress untuk off line ketik E-mail secara asal aja juga ga papa kok.

Baca juga
Bikin blog WordPress pake EasyEngine hanya 10 detik

Lalu klik tombol Install WordPress



Tabel-tabel akan dibuat dalam database anda secara otomatis dan tiba-tiba anda sudah diberi account untuk login dengan user name dan password sementara.

Now you can log in with the username “admin” and password “65h73f “.

Pada saat saya mencoba install, saya diberi username : admin dan password :65h73f. Mungkin anda akan mendapatkan password yang lain. Sebaiknya Anda catat password yang diberikan agar tidak lupa, nanti anda dapat menggantinya setelah proses instalasi selesai.

– Langkah Instalasi telah Selesai. Buka Website anda dengan mengetikkan http://localhost/wordpress pada address bar di browser, maka akan tampil sebuah tampilan blog dengan satu contoh berita berjudul “Hello World” yang berarti Anda telah sukses meng-install wordpress di komputer Anda.

– Setiap akan login untuk melalkukan posting dan peng editan lainnya silahkan masuk ke alamat http://localhost/wordpress/wp-admin

Kamu bisa juga membuat nya menjadi http://localhost/namakamu
Caranya.. di awal tadi, setelah meng extract Wordprsss.zip ke htdocs, rename saja folder wordpress nya menjadi namakamu.
Tapi sebelum rename folder wordpress tersebut hilangkan “read-only” nya dengan cara klik kanan folder wordpress tersebut lalu hilangkan tanda centang / tanda check di Atribute “Read-only” lalu klik ok dan ok. Lalu mulailah me rename.

SELESAI

Wah asyik sekarang kita bisa main WordPress di Flashdisc, jadi saat kamu jauh dari komputermu dirumah, kamu masih bisa main WordPress di komputer temen/saudara.

Ok.
Semoga bermanfaat.



Ikuti MOT|VASEE                  


Notifikasi Artikel

Tips Internet Marketing & Inspirasi via email

Terima kasih telah berlangganan, silahkan cek email untuk konfirmasi ...

... Ada sesuatu yang salah ...