Tidak ada kebaikan yang bisa dicapai dengan keraguan dan ketidak-tegasan.

— Mario Teguh


Kutipan

Sujiwo Tejo – Kutipan, Kata Bijak, Kata Mutiara, Quotes & Caption



  • Kutipan

Tentang:

Agus Hadi Sudjiwo (lahir di Jember, Jawa Timur, 31 Agustus 1962; atau lebih dikenal dengan nama Sujiwo Tejo adalah seorang budayawan Indonesia. Ia pernah mengikuti kuliah di ITB, namun kemudian mundur untuk meneruskan karier di dunia seni yang lebih disenanginya.

Sempat menjadi wartawan di harian Kompas selama 8 tahun lalu berubah arah menjadi seorang penulis, pelukis, pemusik dan dalang wayang. Selain itu ia juga sempat menjadi sutradara dan bermain dalam beberapa film seperti Janji Joni dan Detik Terakhir. Selain itu dia juga tampil dalam drama teatrikal KabaretJo yang berarti "Ketawa Bareng Tejo".

Dalam aksinya sebagai dalang, dia suka melanggar berbagai pakem seperti Rahwana dibuatnya jadi baik, Pandawa dibikinnya tidak selalu benar dan sebagainya. Ia seringkali menghindari pola hitam putih dalam pagelarannya

4.6
Rating Pembaca: 4.5 (2 votes)
Sending

Rindu dikalikan jarak sama dengan aku. ―Sujiwo Tejo CUIT
Lagu kebangsaan adalah urusan emosional. ―Sujiwo Tejo CUIT
Karena hanya kebekuan yang susah memaafkan. ―Sujiwo Tejo CUIT
Tidak tersenyum lebih kejam daripada pembunuhan. ―Sujiwo Tejo CUIT
Hidup di alam fana adalah hidup di alam sandiwara. ―Sujiwo Tejo CUIT





Kenapa tisue bermanfaat, karena cinta tak pernah kemarau. ―Sujiwo Tejo CUIT
Bagaimana kalau uang jajan lebih besar ketimbang uang makan? ―Sujiwo Tejo CUIT
Threesome politika, yudikathief, legislathief, dan eksekuthief. ―Sujiwo Tejo CUIT
Sebaik-baik wajah adalah senyum yang gampang dikenang, Kekasih. ―Sujiwo Tejo CUIT
Tuhan menciptakan pundak lelaki untuk menyangga tangis perempuan. ―Sujiwo Tejo CUIT



Jika setiap warga negara menuntut haknya, negara tak bakalan kacau. Kan ada Goverment yang bakal mengelola penyaluran hak-hak tersebut sehingga tidak saling bertabrakan satu sama lain. Dan dari situlah goverment betul-betul ada kerjaan, bukan pengannggur terselubung yang makan gaji buta dari uang rakyat.

Terdengar suara-suara tak indah dalam perjuangan menuntut hak juga tidak mengapa. kalau goverment hanya pengin mendengar suara-suara indah, berarti mereka tidak sedang membutuhkan warga negara. suruh saja para tokoh yang prejang-prejeng pakai jas dan abaju safari itu mengurus cucak rowo atau perkutut.

Untuk menjaga perdamaian dunia, daripada repot-repot diskusi sana-sini tentang potensi konflik antar agama, antar ideologi, dan lain-lain, mending fokus ke soal rasio ketersediaan pangan dan jumlah warga dunia.

Ateis lebih tepatnya adalah orang-orang yang mengaku beragama dan bertuhan, tapi tindakannya korup. mereka tidak benar-benar bertuhan, mereka mengaku menuhankan Allah atau dengan apapun memberi nama, tetapi sejatinya mereka Tuhankan duit. Duit itu berbentuk. Padahal, konon, tuhan tidak berbentuk.




Ikuti MOT|VASEE di