Seorang pelayan wanita menghidangkan susu coklat dan kue. Dan pelayan itu tidak datang merangkak-rangkak seperti pada majikan Pribumi. Malah dia melihat padaku seperti menyatakan keheranan. Tak mungkin yang demikian terjadi pada majikan Pribumi: dia harus menunduk, menunduk terus. Dan alangkah indah kehidupan tanpa merangkak-rangkak di hadapan orang lain.

Pramoedya Ananta Toer

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Seorang pelayan wanita menghidangkan susu coklat dan kue. Dan pelayan itu tidak datang merangkak-rangkak seperti pada majikan Pribumi. Malah dia melihat padaku seperti menyatakan keheranan. Tak mungkin yang demikian terjadi pada majikan Pribumi: dia harus menunduk, menunduk terus. Dan alangkah indah kehidupan tanpa merangkak-rangkak di hadapan orang lain.

💡 Detail Kutipan:

Seorang pelayan wanita menghidangkan susu coklat dan kue.
Dan pelayan itu tidak datang merangkak-rangkak seperti pada majikan Pribumi.
Malah dia melihat padaku seperti menyatakan keheranan.
Tak mungkin yang demikian terjadi pada majikan Pribumi:
dia harus menunduk, menunduk terus.
Dan alangkah indah kehidupan tanpa merangkak-rangkak di hadapan orang lain.

4.9
Mengirim
Beri nilai
4.6 (104 penilai)
Bagikan ke
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Kata Bijak Lainnya

Orang baik hanya berbicara yang baik

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Hasil lainnya...

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages