Jika tidak untuk saling membahagiakan, untuk apakah kalian menyebut diri sebagai kekasih?

— Mario Teguh


Jurnal Wordpress

Bikin blog WordPress pake EasyEngine hanya 10 detik

Pengalaman menggunakan EasyEngine

Dokumentasi EasyEngine bisa teman-teman baca di: www.easyengine.io

 

Demi membangun server pribadi yang berkapasitas tinggi dan cepat kemarin saya mencoba menginstall EasyEngine di server-ku. EasyEngine adalah sebuah Engine. Iya, Engine. Tapi saya gak tau apa istilah tepatnya. Yang jelas dengan itu kita bisa install WordPress di server kita. Istilah newbie nya “bikin websait dengan mudah dalam hitungan detik”. Wow Magic.

Ada banyak pelajaran yang aku dapat setelah mencoba meng-install EasyEngine di server baru (Server 2). Saya akan bercerita suka dukanya. Kemarin web saya yang pake EasyEngine itu sering down/tidak bisa diakses. Padahal 1 web tersebut mangkal di vps hosting DigitalOcean yang pake RAM 1GB (yang menurutku udah paling oke. Menurutku lho, nggak tau kalau orang lain).

Sedangkan webku yang berada di server lain (Server 1) yang pake Tuxlite gak pernah down. Padahal sama-sama pake hosting DigitalOcean RAM 1GB. Malahan ada sekitar 5 website yang bersemayam di server lama tersebut.

Saat mencoba server baru yang pake EasyEngine, aku nggak tau kenapa JavaScript / AJAX di webku berhenti berjalan. Saat itu aku bingung sekali. Sampai pucing pala berbi. Ada satu plugin penting, yaitu penghitung ongkos kirim JNE yang tidak bisa berjalan. Penting, karena customer di web toko online ku tentu saja tidak bisa order jikalau penghitung ongkos kirimnya tidak berjalan. Sudah kutanyakan developer plugin-nya katanya ada semacam sesuatu yang tidak aku pahami yang nge-blok runningnya AJAX pada plugin JNE tersebut.

Saya disuruh untuk mencoba mematikan semua plugin kecuali plugin JNE tersebut. Apa yang terjadi? Fak. Ternyata plugin-nya tetap tidak bisa running. Berarti aku asumsikan ini bukan kesalahan code dari plugin JNE tersebut. Namun dari EasyEngine.

Buku PromoKisah-Kisah Menggetarkan Hati, Mereka Yang Mengejar Ridho Ilahi. Mengenali yang haram agar tak salah jalan. Atas nama gengsi, seperempat orang Indonesia berhutang. Buku Mencari Jalan Pulang. Karya Saptuari Sugiharto. Dapatkan sekarang!


Setelah menghabiskan banyak waktu berhari-hari untuk trial dan error. Ya maklum aku bukan programer, jadi butuh waktu yang lebih lama untuk menganalisa semua masalah ini. Ini kronologi yang aku lakukan:

 

Pengalaman menggunakan EasyEngine

 

1. Install EasyEngine di web baru untuk testing.

Ternyata tetep aja. Plugin JNE tetap gak bisa running. Setelah ngulik lebih dalam, ternyata penyebabnya adalah plugin WP SuperCache yang terinstall otomatis bersamaan dengan di-install-nya EasyEngine. Meskipun plugin SuperCache nya dihapus tetap gak ngaruh. Jadi agar plugin JNE tersebut berjalan normal, aku harus fresh install WordPress pake EasyEngine tanpa otomatis install plugin WPSuperCache.

Aku beranggapan bahwa plugin WP SuperCache yang terinstall otomatis ini udah dimodif sama EasyEngine. Jadinya ya mawut gitu deh. Nanti plugin WP SuperCache nya di install manual aja setelah instalasi WordPress-nya selesai. Kasus ini tampaknya hanya terjadi pada web-ku, karena aku Googling seantero dunia tidak menemukan kasus seperti ini. Masalah ini selesai. Plugin JNE akhirnya bisa berjalan normal.

 

Pengalaman menggunakan EasyEngine

 

2. Mematikan module Google PageSpeed

Setelah step pertama tadi, ternyata web masih sering down. Setelah berhari-hari baru kusadari bahwa itu disebabkan oleh modul Google PageSpeed yang otomatis ter-install bersamaan dengan di install-nya EasyEngine. Soalnya katanya klo pake modul GooglePageSpeed bisa lebih cepet loading web-nya, iya sih cepet (itu terbukti di GTmetrix dan GooglePageSpeedInsight), tapi itu butuh resource yang besar. RAM 1GB kurang ternyata.

Akhirnya aku off-in aja PageSpeed-nya. Caranya:

 ee site update jogjagadget.com --pagespeed=off

Hasilnya, web jadi jarang down, tapi adakalanya masih down sekitar pagi jam 10 pagi – 3 sore-an (Aku selalu mendapat notifikasi email jika web ku down).

Baca juga
Install Wordpress Di Flashdisc Portable

 

Pengalaman menggunakan EasyEngine

Damn !! Down lagi !!

 

3. Mematikan module HHVM

Setelah beberapa hari dilanda stress yang mendalam akhirnya aku sadari. Bahwa web ku nggak pake PHP tapi pake HHVM. Solanya katanya juga ((( KATANYA ))) HHVM itu lebih cepet loading-nya. Tapi sama seperti modul GooglePageSpeed bahwa HHVM ternyata makan RAM atau CPU cukup banyak. Akhirnya aku matikan saja HHVM nya dan pake PHP lagi. Caranya:

ee site update jogjagadget.com --hhvm=off

Buat yang belum tau, HHVM itu adalah HipHopVirtualMachine, engine yang digunakan oleh Facebook. HHVM ini pasti kekinian, jadi aku harus pake. Begitu pikirku saat itu. Hmmm.. Sebenarnya dulu aku pernah dikasih tau bapak server Indonesia yaitu @tediscript bahwa HHVM ini butuh resource yang besar, tapi saat itu aku tetap pake HHVM karena terlalu percaya diri bahwa serverku pasti handal menangani penggunan resource yang besar ini. Aku baru sadar, ternyata TIDAK.

Pengalaman menggunakan EasyEngine Selang

 

4. Selang 1 hari, web ku down lagi.

Mumet ndasku. Seharusnya aku nggak mikir kayak ginian dan lebih berkonsentrasi ke jualan aja, malah mikir server jadi mumet raceto kayak gini. Padahal SERVER ku yang lainnya ada 5 website disitu aman-aman saja. La ini SERVER yang pake EasyEngine cuma 1 website kok sering down gini.

Traffic berkurang, konversi berkurang, penjualan menurun. Akhirnya aku ingat kembali sebuah pepatah kuno yang mengatakan “Uang buat apa?”. Akhirnya aku semangat lagi dan kembali mencari solusi dari permasalahan ini, karena kita sebagai manusia harus terus tumbuh dengan cara terus belajar tanpa hanya memikirkan uang semata.

 

5. Me-limit penggunaan CPU

Oh, iya aku ingat dulu @rasarab pernah cerita ada script untuk me-limit penggunaan CPU. Meskipun aku tidak begitu paham. Awalnya aku kira RAM 1GB di server ku yang kurang banyak, ternyata setelah Googling aku menemukan bahwa sebenarnya yang kurang banyak pada website ku adalah CPU nya. CPU nya cepet sekali kepake 100% yang menyebabkan web langsung down.

Lalu aku googling “How to limit CPU usage with CPULimit on Ubuntu Linux“. Dikasih tau pakar SEO Muda dan Putra Mahkota @rasarab yang memberitahu barisan script untuk me-limit penggunaan CPU agar tidak mentok 100% yang menyebabkan website jadi down. Terima kasih @rasarab — tapi setelah pake itu ternyata tidak ngaruh.

Website ku tetep down pada jam-jam tertentu. Yang aku heran kenapa jika web yang pake EasyEngine ini down, dia tidak otomatis up / online sendiri setelah beberapa menit seperti yang terjadi pada SERVER ku yang lain. Soalnya server-ku yang pake Tuxlite itu kalau down, nanti setelah 5-10 menit bisa online lagi secara otomatis. Itu aja down-nya nggak mesti, kadang sebulan sekali tergantung mood. Mungkin aku belum paham atau aku tidak tau caranya. Karena aku memang cah rapahaman.

Kalau di EasyEngine, saat web ku down aku harus manual mengetikkan barisan kode ini di SSH biar bisa up lagi:

ee stack start

 

6. Ternyata ini biang kerok-nya

Hari demi hari telah dilalui, aku hampir menyerah. Klo udah mau menyerah gini ya solusinya balikin aja web yang pake EasyEngine ini ke server  lama yang pake Tuxlite. Dijamin aman-aman saja. Tapi aku belum ingin menyerah, pencarianku belum berakhir sampai disini.

Aku iseng-iseng mematikan plugin WP SuperCache… aku biarin beberapa hari … dan..  LOH kok udah 3 hari web ku nggak down lagi? Wah.. berarti semua ini gara-gara dia. Bagaimana mungkin sebuah plugin cache bisa menyebebkan sebuah website menjadi sering down. Bukankah plugin cache itu bagus untuk loading speed? Aku gagal paham, namun aku tidak ingin berfikir lagi.

Baca juga
Hikmah Dari Mati Listrik Seharian

Yaudah, sekarang aman-aman aja. Jika dilihat dari kacamata orang yang ahli server aku belum tanya dan nggak tau kenapa kok bisa begini. Aku juga nggak Googling lagi kenapa kok bisa begitu. Kasus selesai. Yang penting Semua Plugin berjalan dengan lancar dan website tidak down lagi. Karang aku ki cah plugin, ora patio dong nek kon koding. Sekarang aku bisa kembali konsentrasi ke marketing dan meningkatkan penjualan lagi.

Kesimpulan:

Menginstall WordPress di server pake EasyEngine itu enak dan mudah (kalau tau caranya). Komunitasnya juga banyak, kamu tinggal googling aja pasti dapat jawabannya. Kalau buat ngeblog aja sudah tercukupi kebutuhannya. Tapi.. kalau untuk kebutuhan khusus seperti penggunaan plugin yang aneh-aneh kadang tidak kompatibel. Sekali lagi aku nggak tau itu sebenarnya gak kompatibel atau aku-nya aja yang nggak paham. Tapi kalau kamu mau cari solusinya pasti ada aja jalannya, tergantung kemauan kamu buat googling.

Pesan Moral:

The more you fail, the greater your success.

Enggak ding. Bohong itu.

SELESAI. BYE.

Ini tulisan seadanya, tanpa grammar dan EYD yang benar, tanpa di edit ulang, tanpa dibaca lagi langsung publish. Apa yang aku tuliskan disini bisa saja benar, bisa saja salah. Atau bisa saja jika itu benar maka itu hanya kebetulan saja. Aku tidak ahli dalam bidang per-server-an dan istilah-istilah pemograman. Tapi aku senantiasa untuk mempelajarinya. Semoga bisa menjadi bekal di hari esok.

Referensi (Tautan-tautan yang saya sebutkan pada tulisan di atas):
*EasyEngine  : www.easyengine.io
*Tuxlite : www.tuxlite.com / https://github.com/Mins/TuxLite
*DigitalOcean: www.digitalocean.com
*WP Super Cache: www.wordpress.org/plugins/wp-super-cache
*Modul GooglePageSpeed : www.developers.google.com/speed/pagespeed/module
*HHVM: www.hhvm.com

Jika Anda masih pake Shared hosting dan pengen pindah ke VPS, kamu bisa baca artikel Bapak Themes WordPress Indonesai yaitu pakdhe @jauhari mengenai “Tips Pindah Server dari Shared Hosted ke VPS”  di sini.

Kalau setelah baca link di atas kamu malah tambah bingung, berarti kamu perlu cek Video TUTORIAL LENGKAP bagaimana membangun sebuah SERVER PRIBADI yang BERKAPASITAS TINGGI dengan MUDAH, CEPAT, dan HEMAT WAKTU serta BIAYA, di sini.

Update: Setelah 5 hari, akhirnya web ku down lagi. Sebuah pencapaian yang luar biasa karena bisa online tanpa down selama itu. Hmm.. Baiklah.. mungkin aku harus kembali memindahkan web yang pake EasyEngine ini balik lagi ke Tuxlite yang sampai saat ini server-nya masih aman-aman aja. 

Pokoknya semangat, dan jangan lupa tetap gaya.




Ikuti MOT|VASEE diย  ย  ย  ย  ย  ย  ย