Ibu bapak tani—ibu bapak tanah air—akan meratapi putera-puterinya yang terkubur dalam udara terbuka di atas rumput hijau, di bawah naungan langit biru di mana awan putih berarak dan angin bersuling di rumpun bambu. Kemudian tinggallah tulang belulang putih yang bercerita pada musafir lalu, “ Di sini pernah terjadi pertempuran. Dan aku mati di sini.

Pramoedya Ananta Toer

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Ibu bapak tani—ibu bapak tanah air—akan meratapi putera-puterinya yang terkubur dalam udara terbuka di atas rumput hijau, di bawah naungan langit biru di mana awan putih berarak dan angin bersuling di rumpun bambu. Kemudian tinggallah tulang belulang putih yang bercerita pada musafir lalu, “ Di sini pernah terjadi pertempuran. Dan aku mati di sini.

💡 Detail Kutipan:

Ibu bapak tani—ibu bapak tanah air—akan meratapi putera-puterinya yang terkubur dalam udara terbuka di atas rumput hijau, di bawah naungan langit biru di mana awan putih berarak dan angin bersuling di rumpun bambu.
Kemudian tinggallah tulang belulang putih yang bercerita pada musafir lalu, “ Di sini pernah terjadi pertempuran.
Dan aku mati di sini.

4.6
Mengirim
Beri nilai
4.1 (112 penilai)
Bagikan ke
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Kata Bijak Lainnya

Orang baik hanya berbicara yang baik

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Hasil lainnya...

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages