Dengan cinta, yang pahit menjadi manis. Dengan cinta, tembaga menjadi emas. Dengan cinta, sampah menjadi jernih. Dengan cinta, yang mati menjadi hidup. Dengan cinta, raja menjadi budak. Dari ilmu, cinta dapat tumbuh. Pernahkah kebodohan menempatkan seseorang di atas tahta seperti ini?

Jalaluddin Rumi

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Dengan cinta, yang pahit menjadi manis. Dengan cinta, tembaga menjadi emas. Dengan cinta, sampah menjadi jernih. Dengan cinta, yang mati menjadi hidup. Dengan cinta, raja menjadi budak. Dari ilmu, cinta dapat tumbuh. Pernahkah kebodohan menempatkan seseorang di atas tahta seperti ini?

💡 Detail Kutipan:

Dengan cinta, yang pahit menjadi manis.
Dengan cinta, tembaga menjadi emas.
Dengan cinta, sampah menjadi jernih.
Dengan cinta, yang mati menjadi hidup.
Dengan cinta, raja menjadi budak.
Dari ilmu, cinta dapat tumbuh.
Pernahkah kebodohan menempatkan seseorang di atas tahta seperti ini?

4.4
Mengirim
Beri nilai
4.4 (114 penilai)
Bagikan ke
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Kata Bijak Lainnya

Orang baik hanya berbicara yang baik

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Hasil lainnya...

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages