Aku tak suka pada priayi. Gedung-gedung berdinding batu itu neraka. Neraka. Neraka tanpa perasaan. Tak ada orang mau dengarkan tangisnya. Kalau anak itu besar kelak, dia pun takkan dengarkan keluh-kesah ibunya. Dia akan perintah dan perlakukan aku seperti orang dusun, seperti abdi. Dia perlakukan aku seperti bapaknya memperlakukan aku kini dan selama ini. Tapi lindungilah dia. Dia anakku yang tak mengenal emaknya, tak kenal lagi air susu emaknya.

Pramoedya Ananta Toer

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Aku tak suka pada priayi. Gedung-gedung berdinding batu itu neraka. Neraka. Neraka tanpa perasaan. Tak ada orang mau dengarkan tangisnya. Kalau anak itu besar kelak, dia pun takkan dengarkan keluh-kesah ibunya. Dia akan perintah dan perlakukan aku seperti orang dusun, seperti abdi. Dia perlakukan aku seperti bapaknya memperlakukan aku kini dan selama ini. Tapi lindungilah dia. Dia anakku yang tak mengenal emaknya, tak kenal lagi air susu emaknya.

💡 Detail Kutipan:

Aku tak suka pada priayi.
Gedung-gedung berdinding batu itu neraka.
Neraka.
Neraka tanpa perasaan.
Tak ada orang mau dengarkan tangisnya.
Kalau anak itu besar kelak, dia pun takkan dengarkan keluh-kesah ibunya.
Dia akan perintah dan perlakukan aku seperti orang dusun, seperti abdi.
Dia perlakukan aku seperti bapaknya memperlakukan aku kini dan selama ini.
Tapi lindungilah dia.
Dia anakku yang tak mengenal emaknya, tak kenal lagi air susu emaknya.

4.7
Mengirim
Beri nilai
4.4 (130 penilai)
Bagikan ke
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Kata Bijak Lainnya

Orang baik hanya berbicara yang baik

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Hasil lainnya...

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages