Ulasan

7 Tips Belanja Online secara aman

Taukah kamu jikalau jumlah vendor e-commerce di Indonesia saat ini terus mengalami peningkatan pesat seiring dengan melonjaknya permintaan konsumen?

Hal tersebut tentu berdampak dengan banyaknya toko-toko online baru. Diyakini ada dua faktor yang menyebabkan jumlah toko online yang ada di Indonesia bertambah. Pertama, jumlah perusahaan e-commerce bertumbuh pesat. Kedua, daya beli masyarakat sedang naik.

Faktor yang mempengaruhi peningkatan tersebut salah satunya adalah besar diskon yang diberikan oleh vendor, dan juga banyaknya stok dan variasi barang yang dijual. Salah satu vendor e-commerce yang baru saja saya amati adalah blanja.com. Toko online yang terpercaya ini diklaim telah memiliki lebih dari 1 juta produk. Sebanyak 90 persen dari keseluruhan produk tersebut dikatakan sebagai produk lokal yang disediakan oleh pebisnis individu, UKM, dan brand ritel ternama.

Blanja.com juga merupakan proyek e-commerce yang tangguh karena merupakan hasil kerjasama joint venture antara Telkom dengan raksasa eBay.

Di lain pihak, dengan banyak nya toko online yang bertebaran di Indonesia, tentunya konsumen akan semakin awas akan adanya pratek penipuan yang mengatas-namakan toko online. Nah sebelum kamu terjebak dengan segala tipu daya mereka, alangkah baiknya jika kamu menyimak 10 Tips Belanja Online secara aman berikut ini.

1. Pastikan kamu membeli dari website yang terpercaya

blanja.com

Bagaimana cara mengetahuinya? Begini. Lakukan riset terhadap situs web tempat kamu berbelanja. Cobalah kamu amati setiap aspek pada menu-menu website tersebut.

Apakah mereka menjelaskan cara order secara jelas dan terperinci, apakah mereka memberikan nomer kontak secara lengkap, apakah mereka mimiliki alamat email yang sesaui dengan alamat web mereka, apakah mereka memiliki kantor offline? Dan beberapa aspek lainnya yang sebenarnya dapat kamu pelajari apakah toko tersebut valid atau tidak.

Tips ini harus dilakukan jikalau kamu berbelanja online di situs web yang kamu sendiri kurang familiar. Periksa nomor telepon si penjual dan hubungi.

Kalau tidak meyakinkan, kunjungi mesin pencari Google kemudian masukkan nama situs web itu. Carilah ulasan dari konsumen mereka. Ikuti akun social media mereka. Kalau ada yang tidak beres, tinggalkan saja situs web itu.

2. Cermati Kredibilitas penjual

blanja.com

Hal penting yang bisa kamu perhatikan saat akan melakukan transaksi di internet adalah dengan melihat kredibilitas perusahaan yang bersangkutan. Jikalau kredibilitasnya bagus, maka kamu bisa melanjutkan transaksi kamu.

Kamu bisa melihat kredibilitas penjual tersebut melalui rekomendasi dari banyak orang yang telah menggunakan jasanya.

Bisa juga dengan cara melihat review-review yang ada di internet, Kamu bisa ketikkan di Google alamat web perusahaan yang bersangkutan, kemudian lihat bagaimana respon para reviewer atau komentar-komentar mereka apakah positif ataukah negatif.

Penjual yang kredibel biasanya berani menampilkan alamat lengkap beserta media-media kontak yang dibutuhkan dan selalu siap sedia dimintai bantuan kapan saja. Namun jangan juga menjadikan reputasi bagus menjadikan sebagai sebuah patokan penjual tersebut terpercaya atau tidak.

Baca juga
Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis di Indonesia | Beasiswa 2016

Contohnya toko online di Instagram, meskipun followers nya baru sedikit, namun ia terbukti seller yang terpercaya. Yaiyalah, la itu kan tokonya adik saya. Hehehe.. Karena walau reputasi besar atau kecil belum bisa menjadi jaminan 100% apakah penjual tersebut terpercaya atau tidak.

Jadi jangan hanya melihat reputasinya saja dan memutuskan untuk langsung bertransaksi, periksalah hal-hal lainnya, seperti rekomendasi dari teman misalnya.

3. Metode / Sistem Pembayaran Transfer ATM:

belanja

Harap berhati-hatilah jikalau kamu melakukan transaksi online, pastikan hanya men-transfer ke rekening penjual yang kamu percauai.

Apabila kamu kurang yakin.. dan pembeli di dalam kota yang sama, utamakan transaksi secara langsung (COD / Cash On Delivery) jika memungkinkan, periksa secara menyeluruh barang yang hendak kamu beli, tanyakan juga bagaimana dengan layanan purna jual dan garansi (jika ada) serta Jika tidak memungkinkan untuk COD atau transaksi secara langsung, dapat meminta tolong teman yang satu kota dengan penjual.

Bila Transaksi terjadi antara seller dan buyer berada pada kota yang berbeda maka bisa disepakati oleh kedua belah pihak untuk menggunakan rekening bersama artinya pembeli mentransfer uangnya ke pengelola Rekening Bersama.

Jika telah disepakati maka penjual mengirim barang ke pembeli, sehingga ketika barang yang dipesan sampai ke pembeli dan tidak ada masalah, uang akan ditransfer oleh pengelola Rekening Bersama tadi kepada si penjual.

Hal ini berlaku juga sebaliknya jika terjadi masalah, misal barang tidak pernah sampai, maka uang akan dikembalikan ke pembeli.

4. Metode / Sistem Pembayaran Kartu Kredit:

Jikalau pembayaran dilakukan dengan kartu kredit, cari tanda kalau situs web itu aman. Tanda tersebut biasanya berupa gambar gembok di baris status (status bar) pada browser kamu. Sebelum memasukkan informasi pribadi, periksa tanda itu ada.

Ketika kamu dimintai untuk memasukkan informasi pendaftaran nomor kartu kredit, lihat alamat situs web tersebut, seharusnya alamat situs web berubah dari http ke ‘shttp‘ atau ‘https‘. Artinya informasi pembayaran itu di-enkripsi dengan teknologi keamanan.

Dengan pembayaran menggunakan kartu kredit, kamu punya bukti kuat kalau kamu sudah melakukan transaksi kalau barang tidak diantar atau tidak sesuai pesanan. Karena transaksi akan tercatata pada database Bank Indonesia.

Namun seiring banyaknya pencurian nomor kartu kredit, pembayaran dengan menggunakan sistem seperti PayPal, Transfer Kirim, atau COD boleh dipertimbangkan. Laporkan jika terjadi kecurangan.

5. Jangan mudah tergoda barang murah

Janganlah terburu-buru jatuh cinta pada tawaran barang dengan harga murah yang datang dari e-mail, atau Facebook ataupun Twitter. Itu biasanya kerjaan spammer. Mereka pintar merayu. Mereka juga mengirim e-mail yang seolah-olah datang dari perusahaan baik-baik.

Sebaiknya, kunjungi situs web perusahaan baik-baik itu, temukan nomor telepon atau akun chat mereka dan langsung belanja darisana. Jangan via e-mail atau jendela pop-up.

Baca juga
Perbedaan kecepatan internet Mbps, MBps, Kbps dan KBps

Namun jangan salah, tidak semua orang yang berjualan di Facebook dan sosial media lainnya itu penipu. Kamu hanya perlu lebih cermat. Saya yakin kamu sudah mengetahui mana yang toko online palsu atau toko online yang bener-bener berjualan secara jujur.

6. Amankan PC / laptop kamu

Jikalau kamu menggunakan komputer PC, minimal kamu harus punya antivirus. Lebih baik lagi kalau punya anti spyware dan firewall. Ingat, peranti lunak keamanan itu harus di-update secara teratur agar PC terlindung dari ancaman terbaru. Baiknya, atur saja proses update secara otomatis.

Jikalau kamu menggunakan Apple MacBook, selalu pastikan untuk menggunakan browser terbaru. Update secara berkala. Saya merekomendasikan kamu menggunakan Google Chrome. Because Safari sucks.

7. Simpan bukti transaksi dan history chat

Simpan segala hal yang berkaitan dengan transaksi kamu Termasuk deskripsi produk dan harga, kuitansi digital, dan juga salinan e-mail antara kamu dengan penjual. Jikalau kamu menggunakan fasilitas chat online, screenshot pembicaran kamu dengan seller sebagai bukti jikalau nanti ada hal-hal yang janggal.

Kamu bisa mengabaikan tips ini jika kamu sudah percaya dengan sang penjual. Tapi tidak menutup kemungkinan segala hal buruk pun dapat terjadi, sampai hari ini pun saya selalu rajin meng-screenshot semua transaksi pembelian saya meskipun saya sudah sepenuhnya percaya pada sang penjual. Maklum, hobi 🙂

Nah, itu tadi Cara Belanja Online secara aman, tentu saja masih banyak tips lainnya, saya akan meng-update nya dilain waktu jikalau ada kesempatan. Semoga bermanfaat ya gaess..